Perbedaan Hot Foil dan Cold Foil Stamping

Hot Foil Sample 8

Bagi orang lain, membeli perlengkapan alat tulis berupa kertas buku adalah kesukaan tersendiri, karena ketika mereka melihat buku tulis yang dimiliki, dan tentunya dengan gambar atau desain yang mereka suka, akan lebih menarik dan semangat dalam menulis catatannya disana.

Kalian pernah lihat buku dengan desain sampul yang berkilau? Atau hasil cetak timbul? Dalam bahasa percetakan sering disebut Stamping foil atau dikenal dengan hotprint atau poly. Stamping foil merupakan produk berbahan baku plastik polyester yang dilapisi resin khusus. Stamp foil biasa digunakan sebagai pelapis atau dekorasi produk berbahan kertas, plastik, kain, atau kayu bahkan kulit. Umumnya stamping foil digunakan pada industri percetakan, alat tulis, kerajinan, furniture, atau tekstil.

Gambar: Hasil hotprint emboss

    Menambahkan stamping foil adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas produk. Stamping foil dapat menggunakan Hot foil atau disebut hotprint dan Cold foil atau disebut coldprint. Namun mungkin kalian penasaran perbedaan hotprint dan coldprint. Berikut ini adalah sedikit penjelasannya;

Hotprint

Hot stamping atau biasa disebut hotprint menjadi salah satu metode penting dekorasi pada permukaan produk plastik, karena memberikan tampilan menarik, berkilau dan luar biasa. hotprint adalah metode cetak yang menggunakan foil warna yang ditransferkan dengan suhu tinggi. Namun pada saat penggunaan pertama kalinya ini menimbulkan polusi sehingga pada tahun 1970 diciptakan metode hotprint baru yang menggunakan non polusi dan munculnya beberapa variasi prosesnya, setelah tahun 1970 hotprint pun menjadi salah satu metode dekorasi pada lapisan produk.

Gambar: Hasil hotprint emas

    Cetak poly pada umumnya lebih sering digunakan oleh pelaku usaha cetak undangan pernikahan dan sejenisnya. Hotprint emas adalah teknik yang digunakan untuk membuat teks menjadi mengkilap dengan menggunakan tinta emas dan tinta semacamnya. Bahan pembuat tinta emas untuk teks disebut foil.

Teknik hotprint emas biasanya dipadukan dengan hotprint emboss. Hotprint emboss adalah sebuah teknik didunia percetakan, dimana tulisan atau gambar nampak mengkilat dan timbul. Hasil dari kedua teknik ini akan menjadikan desain undangan menjadi lebih elegan.

Bagaimana proses kerja hotprint?

Proses dari hotprint ini menggunakan “die” yaitu sejenis plat tebal dengan berdimensi persegi panjang yang dibawahnya akan diberi molding(cetakan atau logo). Pada bagian bawahnya akan terdapat pita foil yang dimana “die” tersebut akan didorong ke bawah dengan menggunakan tekanan air dan angin, menggunakan software tertentu secara digital.

Gambar: Proses hotprint

Proses umumnya adalah dimana dibawah pita foil adalah barang yang ingin kita cetak dan terdapat piringan plat dimana akan menahan barang cetakan ketika “die” turun. Terdapat beberapa proses dimana hotprint stamping juga memiliki proses yang sama seperti lithograph serta offset.

Coldprint

    coldprint foil stamping juga dikenal sebagai pencetakan foil dingin, ini merupakan metode modern yang menggunakan substrat untuk memperindah produk yang sudah jadi. coldprint juga dapat dikombinasikan dengan laminasi dingin dan laminasi kering yang versi lama. coldprint adalah hasil evolusi dari hotprint dimana coldprint bekerja menggunakan mekanisme dari offset printing dan flexographic printing yang menggunakan tinta UV.

Gambar: Hadil coldprint

Bagaimana proses kerja coldprint?

Proses Kerja dari coldprint tidaklah beda jauh dari laminasi,dimana gambar atau cetakan akan dicetak ke substrat yang dapat dikeringkan dengan sinar UV. Setelah sudah dicetak dengan substrat UV akan dibawa ke pengering yaitu sinar UV,dan setelah itu foil akan muncul dan diberi perekat dan akan ditempelkan pada cetakan dan akan menghasilkan gambar yang cerah.setelah cetakan sudah selesai hasil cetakan akan terlihat seperti di varnish dan dilaminasi.

Ilustrasi: Proses coldprint

    Diatas tadi adalah penjelasan tetang hotprint dan coldprint sekaligus cara kerjanya. Lalu apa saja perbedaan dari hotprint dan coldprint ?

Perbedaan hotprint dan coldprint foil stamping?

Ada 4 perbedaan antara hotprint dan coldprint:

  1. Cara pengaplikasian dan bahan-bahan yang dapat diaplikasikan.
  2. coldprint diaplikasikan pada bahan yang benar-benar halus dan rata, sedangkan hotprint dapat diaplikasikan pada bahan yang kasar dan kertas bertekstur.
  3. hotprint dapat dikombinasikan dengan emboss, sedangkan coldprint tidak bisa dikombinasikan dengan emboss.
  4. perbedaan hasil tampilan relatif sama. coldprint memiliki tampilan yang benar-benar rata, sedangkan hotprint sedikit terangkat. namun hotprint dan coldprint bisa diaplikasikan beragam warna dan reflektifitas.

Nah sekarang kita sudah tau perbedaan hotprint dan coldprint. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan mempermudah kalian yang ingin menambah teknik stamping foil dalam usaha percetakan kalain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *