Penjelasan Pad Printing atau Tampography

mesin-pad-printing-tempography

Apakah kalian tau alat yang digunakan untuk mencetak pada produk yang sulit dicetak? Kali ini kami akan membahas pad printing atau biasa disebut tampografi (tampography). Pad printing adalah pencetakan pad digunakan para pelaku industri untuk mencetak produk yang dulit dicetak seperti medis, otomotif, pakaian, dan benda elektronik serta peralatan olahraga dan mainan. Ini juga bisa digunakan untuk menyimpan bahan fungsional seperti tinta, perekat, pewarna dan pelumas.

Sejarah Mesin Pad Printing

Gambar: Sejarah Pad Printing

Pencetakan pad atau juga disebut tampografi adalah proses pencetakan yang dapat mentransfer gambar 2-D ke objek 3-D. Ini dilakukan dengan menggunakan proses pencetakan offset (gravure) tidak langsung yang melibatkan gambar yang ditransfer dari klise melalui bantalan silikon ke substrat. Uniknya dari proses cetak ini dapat menggunakan bahan yang silinder,lapisan lengkung,bertekstur dan lapisan yang cekung.

Awal mula perkembangan mesin pad printing

Mesin pad printing berkembang seiring ditemukan alat percetakan pada tahun 1440. Alat percetakan awalnya dibuat dengan metode pengecoran huruf diatas campuran logam dengan menggunakan timah. Metode ini diadaptasi dari teknologi percetakan yang ditemukan di timur tengah, dimana huruf-huruf dicetak diatas balok kayu.

Teknologi ini kemudian semakin berguna dan semakin berkembang, hingga ditemukan metode pengetikan diatas kertas setelah 500 tahun kemudian. Tidak sampai di situ, teknologi percetakan juga mulai merambah ke dunia industri seperti pada alat-alat kesehatan, mainan, otomotif, televisi, komputer, hingga ke produk makanan dan minuman yang disebut pad printing.

Mesin pad printing di zaman sekarang

Gambar: Mesin Pad Printing

Dahulu sistem pencetakan pad yang digunakan berbasis sekrup. Alat percetakan pad printing sekarang ini menggunakan teknologi flexography atau bahan pembuat plat cetak yang sudah mulai dikenal sejak tahun 1952.

Metode  flexography ini adalah metode mencetak huruf atau angka bahkan gambar, dengan sistem serupa stempel. Peralatan percetakan berkembang pesat pada tahun 1970-an yang membuat mesin percetakan menjadi lebih praktis dan mudah digunakan. Sekarang mencetak tulisan tidak hanya bisa dilakukan di atas kertas saja, tetapi juga dapat melakukannya di atas media lain.Hal ini mengakibatkan pasar pembuatan mesin percetakan pad printing menjadi meningkat. Terlebih kini telah banyak perusahaan yang menggunakan pad printing untuk produk mereka.

Gambar: Contoh Hasil Pad Printing

Sebelumnya kita sudah membahas tentang sejarah Pad Printing, Kali ini kita akan membahas prosesnya juga macam metodenya. Untuk metodenya ada 2 jenis pada Pad Printing,yaitu :

  • Open Inkwell System/Sistema Pembukaan Tabung Tinta

Sistem pembukaan tabung tinta adalah cara lama dari pencetakan pad, dimana tinta digunakan dari penyimpanan tinta yang terletak di belakang plat cetak, setelah itu bar silinder akan mendorong keluar tinta keseluruh plat dan doctor blade/ rakel akan membuang tinta tersebut dan meninggalkan sebagian tinta yang masuk ke dalam desain gambar.

  • Sealed Ink Cup System/Sistema Tinta Cangkir Tertutup

Sistem tinta cangkir tertutup ini dimulai dimana kontainer tertutup sebagai tempat penyimpanan tinta, rakel dan tabung pendorong tinta secara bersamaan. Kemudian cincin keramik yang sudah diasah bekerja sebagai penyegel pada plat cetak.

Proses Pad Printing

Lalu bagaimana cara kerja mesin ini? Berikut proses siklus percetakan pad printing:

  1. Tinta dimasukkan kedalam perangkat berbentuk cangkir diatas pad transfer
  2. Kemudian penutup pada cangkir tinta bergerak hingga tinta tumpah ke pad transfer, membentuk tulisan atau gambar yang sudah terukir di plat. Tulisan atau Gambar yang akan dicetak biasanya ditulis terbalik sebagaimana tulisan pada stempel
  3. Selanjutnya tinta yang berlebih diambil, sehingga tampilan tidak akan terlihat berantakan. Begitu tinta menempel pada pad transfer, lift pad menekan piringan atau pelat cetak dalam waktu yang cepat seperti pada teknik stempel.
  4. Lift pad akan terangkat ketika tulisan atau gambar sudah tercetak dan akan kembali ke posisi semula.
  5. Cangkir akan mengisi tinta kembali pada pad transfer. Begitu seterusnya.

Seperti yang kalian ketahui, bahwa pad printing sekarang sudah banyak digunakan unutk mencetak label atau logo pada produk. Beberapa contohnya adalah keyboard komputer, label pada kabel listrik dan sebagainya. Tentunya percetakan dengan teknik ini menghadirkan peluang usaha yang menjanjikan untuk kalian, penggunaan alat yang mudah dengan sistem kinerja mesin yang cepat dapat membuat pekerjaan kalian menjadi lebih efisien. Dengan demikian usaha kalian akan semakin maju dengan menggunakan mesin pad printing dari Telson.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat